Berita

Peduli Lombok, BMT BUS Bantu 15 Masjid Darurat

Koperasi Simpan Pinjam & Pembiayaan Syariah (KSPPS) Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Bina Ummat Sejahtera (BUS) Lasem, Rembang, turut peduli terhadap korban gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Salah satu wujudnya dengan menyalurkan 15 tenda peleton yang diperuntukkan sebagai masjid darurat. Pendistribusian tenda dipimpin oleh Direktur Baitul Maal, Widada dan Sekretaris Pengurus BMT BUS Lasem,

Tingkatkan Pendapatan Per Kapita Setara Nasional

Hari ulang tahun ke-276 Kabupaten Rembang menjadi semangat Baitul Maal Wat Tamwil (BMT) Bina Ummat Sejahtera (BUS) untuk terus mengembangkan potensi desa. Sasarannya, pendapatan per kapita masayarakat desa bisa setara dengan standar nasional. Salah satu tujuannya, mencegah arus urbanisasi dan migrasi. Ketua pengurus Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) BMT BUS Abdullah Yazid mengungkapkan,

BMT BUS Bangun Ekonomi Kota Garam

Bupati Rembang Abdul Hafidz memuji kiprah KSPPS BMT BUS yang berperan aktif dalam membangun ekonomi Kota Garam. Peran itu bisa dijadikan contoh bagi koperasi lain agar tak hanya menarik iuran dari anggotanya. Hal itu disampaikan Hafidz dalam pembukaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) BMT Bina Ummat Sejahtera (BUS) Tahun

Menkeu Sri Mulyani Apresiasi Kredit Ultra Mikro BMT BUS

BMT Bina Ummat Sejahtera (BUS) jadi salah satu lembaga keuangan yang jadi proyek percontohan program kredit ultra mikro (UMi). Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengapresiasi pelaksanaan program tersebut oleh BMT BUS. Pekan lalu, Sri Mulyani bersama Plt. Direktur Utama (Dirut) Pusat Investasi Pemerintah (PIP) Joko Hendrato mengunjungi cabang BMT BUS di Sukoharjo. Keduanya didampingi oleh

Sehatkan BMT Lain yang Tak Sehat

Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) BMT Bina Ummat Sejahtera (BMT BUS) berdiri pada 1996. Pendirinya, Abdullah Yazid. Pria asal Desa Ringin, Pamotan yang kini tinggal di Jalan Sunan Bonang nomor 91 Lasem. Dia rela meninggalkan usaha berjualan kain untuk mendirikan BMT BUS. Misinya, menggerakkan ekonomi mikro demi kemaslahatan umat. Dia tak ingin rezeki